Path: Home > Berita > Pers Rilis
PENGUMUMAN TETO TETO telah menyesuaikan kembali langkah-langkah untuk pengajuan visa dan masuk ke Taiwan bagi warga negara asing, Hongkong dan Makau. (Update 04.07)

Menurut resolusi dari Pusat Komando Epidemi Sentral Taiwan (Central Epidemic Command Center, CECC) dan Biro Konsuler Kementerian Luar Negeri (Bureau of Consular Affairs, MOFA), langkah-langkah pembatasan masuk terhadap warga negara asing dan Hongkong Makau yang sebelumnya diambil demi pencegahan epidemi, akan kembali disesuaikan dan dibuka pengajuannya mulai tanggal 29 Juni. Pemohon wajib merujuk pada alasan kunjungan dibawah ini untuk mengajukan “Visa Izin Masuk Khusus” (Special Entry Permit Visa) kepada TETO, agar dapat memperoleh izin masuk ke Taiwan. Informasi terkait visa silahkan merujuk pada poin dibawah ini:

  1. Mulai 29 Juni, kategori aplikasi visa yang dibuka:
  • Visa diplomatik dan visa dinas; bisnis untuk memenuhi perjanjian kontrak, pelatihan magang, partisipasi dalam konferensi internasional dan pameran dagang, pertukaran internasional, pekerjaan sukarela (volunteer), penyebaran/pengajaran agama, pekerjaan liburan, pertukaran pemuda, pencarian pekerjaan, kunjungan keluarga (terutama orang tua, pasangan, anak, dan saudara kandung), dan lainnya. Dokumen yang diperlukan untuk berbagai jenis visa dapat dilihat di situs web TETO: https://www.roc-taiwan.org/id_id/post/189.html. Bagi Anda yang memiliki pertanyaan terkait alasan kunjungan, silakan menghubungi kami.
  • Mulai 29 Juni, jumlah hari kerja untuk penerbitan visa adalah 2 hari kerja (Saat ini TETO beroperasi pada hari Senin dan Kamis, jika pemasukkan dokumen di hari Senin pagi maka pengambilan di hari Kamis sore. Pemohon dengan proses ekspres dapat mengambil dokumen pada hari yang sama, tetapi wajib membayar biaya ekspres). Jika ada penyesuaian di kemudian hari, maka akan diumumkan secara terpisah.
  1. Kategori aplikasi visa yang belum dibuka:
    • Visa wisata dan kunjungan sosial: seperti mengunjungi teman, menghadiri pesta pernikahan, menonton perlombaan olahraga, konser atau pertunjukan, partisipasi festival dan kegiatan budaya, dan lainnya.
    • Visa bagi pekerja migran, crew kapal, nelayan dan pekerja kerah putih Indonesia: demi menyesuaikan kebijakan dan langkah-langkah pencegahan epidemi pemerintah Indonesia yang relevan, maka sementara belum dibuka.
    • Visa sekolah (termasuk berbagai jenis visa pelajar) dan belajar bahasa.
    • “Online sertifikat otorisasi perjalanan ke Taiwan untuk warga negara Asia Tenggara” dari bagian Imigrasi Kementerian Dalam Negeri (pembebasan visa bersyarat): Dikarenakan jenis visa ini adalah langkah untuk mempermudah kunjungan wisata, oleh karena itu pada tahap sekarang ini warga negara asing masih belum memenuhi syarat untuk masuk ke Taiwan dengan menggunakan langkah ini.
  2. Alasan kunjungan bagi orang Hongkong dan Makau untuk memasuki Taiwan termasuk pertimbangan kemanusiaan khusus dan koordinasi darurat, bisnis untuk memenuhi perjanjian kontrak, pemindahan internal perusahaan multinasional, pasangan dan anak dari warga negara Taiwan yang telah memperoleh kartu izin tinggal (ARC), pertukaran bisnis dan ekonomi (termasuk tempat kerja, tempat investasi dan tempat inovasi kewirausahaan), dan lainnya.
  3. Mulai 29 Juni, pemegang visa Taiwan, pada saat check-in dan tiba di Taiwan wajib melampirkan “Laporan negatif tes asam nukleat (PCR) COVID-19 versi Bahasa Inggris dalam waktu 3 hari sebelum jadwal keberangkatan.” Tanggal dikeluarkannya “Laporan negatif tes asam nukleat (PCR) COVID-19” yang dimaksud tidak termasuk tanggal keberangkatan, dihitung dari 3 hari kerja sebelumnya, oleh karena itu dapat mengesampingkan hari libur nasional dan akhir pekan. Contohnya keberangkatan di tanggal 6 Juli (hari senin), maka Anda wajib melampirkan laporan negatif tes asam nukleat (PCR) COVID-19 setelah tanggal 1 Juli (termasuk 1 Juli, hari rabu). Selain itu, seluruh penumpang yang masuk ke Taiwan wajib melakukan karantina rumah selama 14 hari.
  4. Jika penumpang harus pindah pesawat (transit), maka laporan negatif asam nukleat (PCR) COVID-19 harus berdasarkan pada aturan 3 hari kerja sebelum waktu naik pesawat pertama. Namun, jika penumpang tinggal di negara ketiga selama lebih dari 3 hari setelah transit, maka laporan pemeriksaan dihitung dalam 3 hari kerja dari waktu naik pesawat terakhir ke Taiwan.
  5. Warga negara asing pemegang kartu izin tinggal (ARC), warga negara Hongkong pemegang kartu izin tinggal (ARC) dan yang memperoleh izin masuk, tidak perlu melampirkan laporan negatif tes asam nukleat (PCR) COVID-19, namun wajib melakukan karantina rumah selama 14 hari. Selain itu, penumpang yang masuk wajib menggunakan telepon seluler untuk melengkapi laporan kesehatan online “Sistem Karantina untuk Masuk” (https://hdhq.mohw.gov.tw/) sebelum check-in atau naik pesawat dari tempat keberangkatan, demi mempercepat proses masuk imigrasi dan menyesuaikan langkah-langkah pencegahan epidemi masyarakat setelah masuk.
  6. Peraturan diatas akan diumumkan dan disesuaikan oleh Pusat Komando Epidemi Sentral kapan saja tergantung pada perubahan situasi epidemi. TETO juga akan menyesuaikan langkah-langkah pengajuan visa yang relevan sesuai dengan situasi epidemi domestik. Masyarakat juga dapat setiap saat memeriksa peraturan dan langkah-langkah pencegahan epidemi terbaru di situs web Taiwan Centers for Disease Control (https://www.cdc.gov.tw/).
  7. Peraturan lebih lanjut terkait pengajuan visa ke Taiwan bagi warga negara asing, silahkan merujuk pada peraturan yang dikeluarkan oleh Biro Konsuler bagian Pertanyaan yang Sering Diajukan.

Pengumuman Biro Konsuler Kementerian Luar Negeri, silakan kunjungi:

https://www.boca.gov.tw/cp-56-5690-78bce-1.html (Bahasa Mandarin)

https://www.boca.gov.tw/cp-220-5691-aa1c3-2.html (Bahasa Inggris)

Untuk pertanyaan dan jawaban yang sering diajukan terkait langkah-langkah pencegahan dari Centers for Disease Control (CDC) tentang "Pembukaan Masuknya Warga Negara Asing dan Warga Negara Hongkong dan Makau", silakan lihat Q&A nomor 43:

https://www.cdc.gov.tw/Category/QAPage/B5ttQxRgFUZlRFPS1dRliw

Informasi kontak untuk kantor perwakilan di Indonesia dan kantor di Surabaya:

Kantor perwakilan di Indonesia Telp: + 62-21-515-1111;

Situs web: https://www.roc-taiwan.org/id_id/index.html

Kantor di Surabaya Telp: + 62-31-9901-4600;

Situs web: https://www.roc-taiwan.org/idsub_id/index.html.