Peraturan Bebas Visa Taiwan

Negara-negara yang memenuhi syarat untuk Bebas Visa Taiwan

Terdiri atas 46 Negara, antara lain: Australia, Austria, Andorra, Belgia, Bulgaria Kanada, Chili (tidak termasuk paspor diplomatic dan paspor dinas), Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Irlandia, Israel, Italia, Jepang, Republik Korea, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Malaysia, Malta, Monaco, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, San Marino, Singapura, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Inggris Raya, Amerika, Vatikan.

Saat ini wisatawan Indonesia tidak memenuhi syarat untuk masuk ke Taiwan tanpa visa, tetapi apabila wisatawan Indonesia tersebut memiliki visa atau izin tinggal dari negara Amerika, Jepang, Korea, Australia, New Zealand, Uni Eropa yang masih berlaku, mendapatkan izin masuk ke negara Taiwan dengan cara mengisi formulir online di website National Immigration Agency of Taiwan dan tidak perlu mendaftar visa Taiwan.

Dokumen yang diperlukan:

  1. Paspor dengan masa berlaku lebih dari 6 bulan (paspor biasa, paspor dinas dan paspor resmi lainnya, Chili hanya bisa menggunakan paspor biasa. Tidak berlaku untuk pemegang paspor darurat, paspor sementara, paspor tidak resmi lainnya atau dokumen perjalanan). Tetapi, Pemegang paspor Jepang dengan masa berlaku lebih dari 3 bulan, Pemegang Paspor Amerika (termasuk Paspor darurat)dengan masa berlaku paspor lebih panjang dari masa tinggal di Taiwan diperbolehkan untuk mendapatkan bebas visa.
  2. Tiket pulang pergi pesawat (kapal) atau tiket pesawat (kapal) satu kali jalan, dan visa yang masih berlaku, harus mencantumkan perkiraan waktu kepulangan pada tiket pesawat (kapal).
  3. Tidak ada catatan buruk yang ditemukan setelah diperiksa oleh penjaga wilayah perbatasan di bandar udara atau pelabuhan masuk ke ROC.

Titik pintu masuk perbatasan ROC:

Bandara internasional Taoyuan Taiwan, Bandara Songshan Taipei, Bandara Taichung Qingchuangang, Bandara Chiayi, Bandara Tainan, Bandara Internasional Kaohsiung, Bandara Taitung, Bandara Hualien, Bandara Kinmen Shangyi, Bandara Penghu Makong, Pelabuhan Keelung, Pelabuhan Taipei, Pelabuhan Taichung, Pelabuhan Kaohsiung, Pelabuhan Hualien, Pelabuhan Kinmen Wilayah Shuitou, Pelabuhan Mazhu Fu Ao .

Periode Tinggal:

Periode tinggal adalah 30 hari atau 90 hari yang dihitung sejak hari berikutnya setelah kedatangan, dan harus meninggalkan Taiwan paling lambat sesuai dengan batas tanggal yang tertera. Visa yang sudah habis masa berlakunya tidak dapat diubah menjadi tipe visa visitor lainnya atau visa residen maupun diperpanjang, kecuali karena ada keadaan tertentu atau ketika dalam jangka waktu menggunakan visa visitor mendapatkan izin kerja sebagai pekerja professional, secara bersamaan dengan pasangan dan anaknya (dibawah 20 tahun) memasuki ROC, melalui departemen luar negeri di kantor perwakilan di pusat, selatan, timur, yunjianan menyetujui penggantian pemegang visa tinggal, maka tidak mengacu pada peraturan diatas.

Hal Yang Harus Diperhatikan:

  1. Disamping kunjungan wisata, mengunjungi kerabat, kunjungan sosial, bisnis, menghadiri pameran, survei, hubungan internasional, dan kegiatan yang tidak memerlukan izin lainnya, maka sesuai dengan hukum dan peraturan instansi terkait, masih diperlukan untuk mengajukan izin.
  2. Mengacu pada peraturan untuk keluar wajib militer pasal 14 : wajib militer dengan dua kewarganegaraan yang domisilinya telah terdaftar di Taiwan, harus memiliki paspor Taiwan untuk keluar masuk Taiwan. Bagi wajib militer yang masuk ke Taiwan dengan menggunakan paspor asing, sesuai peraturan pengurusan tentara, akan dibatasi untuk keluar negara. Informasi lain mengenai peraturan kemiliteran, silahkan mengunjungi website imigrasi Taiwan (klik di sini).
  3. Sebelum masuk ke Taiwan, silahkan mengisi kartu kedatangan melalui website imigrasi.