Mulai dari tanggal 17 Februari 2021, TETO menerima pengajuan visa pelajar bagi warga negara Indonesia (termasuk pelajar internasional dan Overseas Chinese Students) untuk belajar di Taiwan

Pengumuman TETO Surabaya:

Mulai dari tanggal 17 Februari 2021, TETO menerima pengajuan visa pelajar bagi warga negara Indonesia (termasuk pelajar internasional dan Overseas Chinese Students) untuk belajar di Taiwan

 

Sehubungan dengan pembukaan semester kedua dari tahun ajaran 2020 oleh Kementerian Pendidikan Taiwan bagi mahasiswa luar negeri untuk belajar di Taiwan, mulai saat ini, TETO akan menerima pengajuan visa pelajar Indonesia dengan berbagai gelar (termasuk mahasiswa Internasional maupun Overseas Chinese ) untuk belajar ke Taiwan.

Berikut poin-poin yang harus diperhatikan :

  1. Kualifikasi untuk pemohon:

Termasuk mahasiswa Internasional Student dan Overseas Chinese Students dengan berbagai jenis gelar. Mahasiswa harus memastikan kepada pihak sekolah Taiwan apakah mereka memenuhi kualifikasi untuk pergi ke Taiwan. Mereka yang memenuhi kualifikasi akan didaftarkan ke Kementerian Pendidikan oleh sekolahnya untuk diajukan persetujuan. Hanya mereka yang disetujui yang dapat mengajukan aplikasi visa untuk pergi ke Taiwan.

  1. Pengajuan yang belum dibuka : belajar bahasa, pertukaran pelajar, dan mahasiswa untuk training/internship.
  2. Dokumen yang diperlukan untuk aplikasi visa :

(1) Mahasiswa yang sudah bersekolah (siswa lama):

  • Tanggal dokumen resmi dan nomor surat daftar siswa yang disetujui oleh Kementerian Pendidikan di Taiwan.
  • Fotokopi kartu izin tinggal bagi warga negara asing (ARC) atau visa pelajar (baik visitor/resident).
  • Sertifikat pemeriksaan kesehatan dilakukan dalam waktu 3 bulan.

Pemohon yang tidak melampirkan sertifikat pemeriksaan kesehatan hanya akan diberikan visa VISITOR. Hanya setelah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan di Taiwan, mereka dapat mendaftar ke Biro Konsuler atau kantor Kementerian Luar Negeri di Taichung, Chiayi, Kaohsiung, dan Hualien untuk mengajukan visa resident.

  • Persyaratan lainnya seperti: formulir aplikasi, fotokopi paspor dan asli, pas foto 4x6 berlatar belakang putih, fotokopi KK dll. Jika diperlukan dokumen pelengkap lainnya, maka akan segera dihubungi kantor TETO.

(2) Mahasiswa baru:

  • Tanggal dokumen resmi dan nomor surat daftar siswa yang disetujui oleh Kementerian Pendidikan di Taiwan.
  • Dokumen yang harus disiapkan untuk mahasiswa Internasional :  https://www.roc-taiwan.org/id_id/post/189.html (poin no.9)
  • Dokumen yang harus disiapkan untuk mahasiswa Overseas Chinese : https://www.roc-taiwan.org/id_id/post/189.html (poin no.8)
  • Pemohon yang tidak melampirkan sertifikat pemeriksaan kesehatan hanya akan diberikan visa VISITOR. Hanya setelah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan di Taiwan, mereka dapat mendaftar ke Biro Konsuler atau kantor Kementerian Luar Negeri di Taichung, Chiayi, Kaohsiung, dan Hualien untuk mengajukan visa resident.
  • Pemohon yang tidak melampirkan sertifikat kemampuan bahasa hanya akan diberikan visa VISITOR dan harus melampirkan surat pernyataan yang menjelaskan perihal tidak melampirkan sertifikat kemampuan bahasa. Jika pemohon tidak dapat melampirkan sertifikat kemampuan bahasa dalam 180 hari setelah tiba di Taiwan, mereka akan dikeluarkan dari sekolah dan meninggalkan Taiwan sesuai peraturan yang berlaku. Hanya setelah melampirkan sertifikat kemampuan bahasa di Taiwan, mereka dapat mendaftar ke Biro Konsuler atau kantor Kementerian Luar Negeri di Taichung, Chiayi, Kaohsiung, dan Hualien untuk mengajukan visa resident.
  1. Demi pencegahan epidemi, jika pengajuan diwakili oleh agen, biro perjalanan, sponsor, dsb, maka dimohon untuk diajukan secara berkelompok (dokumen pemohon) agar menghindari keramaian.
  2. Pemohon yang telah memperoleh visa dan melakukan perjalanan ke Taiwan harus tetap mematuhi "Proyek Pencegahan Epidemi Musim Gugur dan Musim Dingin" Taiwan dan peraturan karantina terkait, Semua orang yang memasuki Taiwan harus melampirkan sertifikat laporan Negatif uji asam nukleat (PCR) COVID-19. Sebelum naik ke pesawat, Anda harus mengisi pernyataan kesehatan online dari "Sistem Karantina Imigrasi (https://hdhq.mohw.gov.tw)" melalui handphone anda. Setelah memasuki Taiwan, mereka harus dikarantina di rumah selama 14 hari dan menjaga kesehatan masing-masing selama 7 hari yang disesuaikan dengan program pencegahan epidemi yang diatur oleh masing-masing sekolah. Untuk detail tentang sertifikat PCR, silakan kunjungi: https://www.roc-taiwan.org/id_id/post/2214.html
  3. Peraturan diatas akan diumumkan dan disesuaikan oleh Pusat Komando Epidemi Sentral dan Kementerian Pendidikan tergantung pada perubahan situasi epidemi. TETO juga akan menyesuaikan langkah-langkah pengajuan visa sesuai dengan komando pemerintah Taiwan.